Juni 09, 2009

Organisasi K3


Ketrampilan yang diperlukan untuk mengelola usaha keselamatan dan kesehatan dalam suatu organisasi tergantung pada banyak faktor. Bahaya dan resiko apa yang ada dalam organisasi? Jenis teknologi apa yang menjalankan organisasi? Apakah pekerjaan memerlukan profesional manajemen keselamatan dan kesehatan? Apakah memerlukan ketrampilan untuk mempengaruhi manajer operasi? Apakah memerlukan ketrampilan teknis untuk masukan pada rancangan peralatan dan fasilitas? Apakah masalah interpretasi legal diperlukan dalam pekerjaan ini?

Pada masa lalu, beberapa orang mempertimbangkan cara keselamatan secara sederhana sebagai mengikuti akal sehat. Pada saat ini, safety dapat dengan mudah diamati pada situasi dimana koreksi terlihat jelas. Usaha awal pada safety juga mencakup safety contest, safety slogans, dan safety poster. Ini memberikan usaha awal bahwa keselamatan dan kesehatan adalah suatu permainan dan bahwa setiap orang dapat melakukannya. Kemudian muncul tiga "E” dalam bidang safety : engineering, education, dan enforcement.

Beberapa orang menambahkan E yang kelima : enthusiasm. Menerapkan elemen-elemen ini akan memecahkan banyak permasalahan safety. Kita sekarang tahu bahwa terdapat pendekatan sederhana untuk menetapkan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan yang kokoh.
Para praktisi keselamatan dan kesehatan saat ini harus menghadapi dan memecahkan berbagai masalah rumit dengan peralatan yang baru dan lebih efektif. Ketrampilan yang diperlukan untuk menerapkan peralatan ini sekarang dikenal sebagai multifaceted. Beberapa sertifikasi profesional telah muncul. American Industrial Hygiene Association telah mengadopsi beberapa code yang mengatur para anggotanya. Mereka mempersyaratkan bahwa anggotanya “melakukan profesinya mengikuti prinsip-prinsip ilmiah yang dikenal dengan realisasinya bahwa kehidupan, kesehatan dan kesejahteraan manusia tergantung pada ketetapan profesional mereka....”

Demikian juga, American Society of Safety Engineers mempunyai kode etik dan mengizinkan sertifikasi bahwa seseorang mempunyai bachelor degree dalam bidang safety dari institusi yang terakreditasi (atau pilihan lainnya), mempunyai empat tahun pekerjaan safety, memenuhi kriteria pemilihan dan lulus ujian Safety Fundamentals and Comprehensive Practice. Mereka menggambarkan profesional safety sebagai “seorang yang terlibat dalam pencegahan kecelakaan, insiden dan kejadian yang membahayakan manusia, property atau lingkungan. Mereka menggunakan analisa kuantitatif dan kualitatif terhadap produk yang sederhana dan kompleks, system, operasi dan kegiatan untuk mengidentifikasi bahaya.... Selain pengetahuan yang luas mengenai bahaya, pengendalian dan metode assessment, profesional safety harus mempunyai pengetahuan mengenai fisika, kimia, biologi dan ilmu perilaku, matematika, bisnis, pelatihan dan teknik pendidikan, konsep engineering, dan jenis-jenis operasi khusus...”

Derajat praktisi keselamatan dan kesehatan kerja yang perlu untuk menyusun dan menerapkan semua ketrampilan ini tentunya tergantung pada sifat bahaya dan pekerjaan dalam organisasi. Corporate downsizing telah mendorong praktisi safety menjadi kurang sebagai pelaksana dan lebih menjadi pendorong. Ini memerlukan penerapan ketrampilan fasilitasi, advokasi dan menjadi tim atau group leader. Bahaya dengan kecenderungan ini adalah potensi dilusi dan/atau disolusi dari praktek profesional keselamatan dan kesehatan. Apakah ini tampaknya akan dipertimbangkan sebagai pendekatan manajemen dengan cara profesional lain seperti biologi, akuntansi atau engineering?

Pada beberapa organisasi, Corporate CEO menempatkan diri sebagai pejabat kepala safety. Dalam kasus ini, gaya manajemen telah muncul pada titik dimana ini diketahui bahwa safety dimulai dari puncak. Organisasi besar mempunyai Senior Vice President Health Safety and Environment dengan staf profesional kesehatan dan keselamatan yang bekerja secara sentral atau secara tidak langsung melalui lini organisasi. Pada banyak perusahaan kecil atau menengah, personel yang menangani masalah keselamatan dan kesehatan memakai berbagai topi seperti sumber daya manusia atau manajemen fasilitas. Pemikiran organisasional yang muncul mempunyai keselamatan dan kesehatan yang terintegrasi dalam unit bisnis strategis dimana semua keperluan organisasi tersedia dalam kelompok. Beberapa orang menambahkan hal ini dengan meletakkan matriks kecil yang tersentralisasi dari ahli-ahli fungsional.

Sebagian besar ahli organisasional akan menyarankan bahwa keselamatan dan kesehatan perlu untuk sepenuhnya dihubungkan dengan aspek-aspek lain dari struktur organisasi. Menetapkan fungsi keselamatan dan kesehatan yang tersentralisasi secara kuat yang bekerja mengatur secara top-down jelas tidak masuk akal untuk suatu organisasi yang bekerja secara desentralisasi.

Dalam beberapa kasus, dimanapun kesehatan dan keselamatan ditempatkan dalam struktur, dengan maksud untuk keberhasilannya, kegiatan keselamatan dan kesehatan harus sepenuhnya dihubungkan dengan tujuan bisnis dari organisasi. Usaha kesehatan dan keselamatan harus memberikan nilai bisnis yang jelas dan dapat diukur. Diskusi dengan bagian-bagian kunci dari organisasi utnuk menentukan misi bersama dengan tujuan keselamatan dan kesehatan merupakan langkah pertama yang baik dalam penyelarasan ini. Menyediakan saran keselamatan dan kesehatan secara masuk akal dan profesional ke atas dan ke bawah dalam organisasi merupakan langkah selanjutnya untuk usaha yang berhasil serta bernilai.

Baca Selengkapnya...

Tetrahedron of Fire


Setelah mengetahui tentang kimia dan fisika api,pada akhir tulisan disebutkan bahwa api bisa terbentuk karena 3 unsur atau dalam ilmu firenya di sebut triangle of fire.Kemudian teori mengenai segitiga api mengalami pengembangan yaitu ditemukan unsur keempat terjadinya api atau Tetrahedron of Fire yaitu rantai-reaksi. Teori ini ditemukan berdasarkan penelitian dan pengembangan bahan pemadam tepung kimia (dry cemical )dan Halon (halogeneted hydrocarbon).

Ternyata jenis bahan pemadam ini mempunyai kemampuan memutus rantai reaksi kontinuitas proses api.

Tapi sayangnya khusus untuk bahan pemadam halon selain efektif untuk pemadaman ternyata mempunyai aspek samping yang sangat merugikan kehidupan di bumi yaitu merusak lapisan ozon. Dan direncanakan sekitar tahun 1995 bahan pemadam halon tidak digunakan lagi.

Dalam Tetrahedron of Fire proses terjadinya api mempunyai 4 unsur yaitu :

1. Bahan bakar (Fuel)
2. Zat asam (oxygen)
3. Sumber Panas
4. Reaksi Pembakaran Berantai

Untuk lebih jelasnya saya akan mencoba menjabarkan 4 unsur dalam Tetrahedron of Fire.

1.Bahan bakar (Fuel)
Berdasarkan sifatnya bahan bakar dapat dibagikan atas 3 (tiga) kelompok, yaitu :
• Bahan bakar padat, contoh : kayu, kertas, dll.
• Bahan bakar cair, contoh : minyak bumi, bahan pelarut, dll.
• Bahan bakar gas, contoh : LNG, LPG

Bahan bakar yang bisa terbakar kalau kontak dengan energi panas adalah bahan bakar yang mengandung unsur-unsur : magnesium, titanium, sulfur, dan kebanyakan senyawa yang mengandung unsur-unsur carbon, hidrokarbon, oxygen dan nitrogen (khusus oxygen dan nitrogen bukan bahan bakar).

Hampir disemua tempat dan semua organisme hidup mengandung unsur-unsur carbon, hidrogen, oxygen dan nitrogen. Contohnya kayu, kertas dan textil adalah :

bahan-bahan dengan rumus senyawa kimia (C6H10O5) disebut Cellulose. Senyawa hydrocarbon mempunyai susunan unsur hidrogen dan unsur carbon, yang mempunyai variasi bentuk gas, cair, sampai padat. Contoh hydrocarbon dalam bentuk cair dan gas yang semua mengandung hidrogen dan carbon. Seperti : Methane (CH4), Ethane (C2H6), Propane (C3H8), Butane (C4H10), Gasoline (C5H12) dan lain-lain.

2. Zat asam (oxygen)
Oxygen adalah alam unsur yang terbanyak, kira-kira 21% volume, 90% berat air laut, 50% berat kerak bumi dan 60% berat tubuh manusia terdiri unsur tersebut. Untuk mendukung proses kebakaran (api) diperlukan oksigen antara 10% - 20% volume udara.
Pada beberapa reaksi kimia untuk terjadi proses kebakaran tidak diperlukan oksigen karena pada proses reaksi zat tersebut sudah cukup oksigen sehingga proses pembakaran dapat terjadi. Zat tersebut disebut zat pengoksida (oxidizing agents), misal : hydrogen peroxide, ozone, nitrat, chlorat, perchlorat perotide. Oksigen itu sendiri tidak bisa terbakar, tetapi adalah pendukung terhadap perubahan. Kandungan oksigen yang tinggi, akan menaikan panas pembakaran dan oksidasi atau proses pembakaran akan lebih cepat.

Dalam kehidupan juga dibutuhkan oksigen sehingga untuk proses aksidasi, bila kandungan oksigen turun mencapai 6 sampai 10% maka proses hidup manusia juga turun sampai tidak bernafas lagi dan akan meninggal.

3. Sumber Panas

• Energi Kimia
Salah satu contoh sumber panas yang berasal dari reaksi kimia adalah pemanasan spontan yang terjadi pada reaksi oksidasi beberapa bahan organik, reaksi oleh bakteri pada bahan organik hasil pertanian.

• Energi Listrik
Oleh tenaga listrik dapat dihasilkan panas yang cukup tinggi sebagai sumber penyalaan panas yang dihasilkan ini misalnya dalam bentuk : bocoran arus listrik, listrik statis, busur listrik, petir atau kilat.

• Energi mekanik
Tenaga panas dari proses mekanik dapat disebabkan oleh gesekan dua bahan yang sifatnya menahan panas, misalnya : batu gosok atau kayu kering.
Contoh lain adalah gesekan dua logam yang mengandung zat besi (Fe).
Contoh dan prinsip ini adalah mesin diesel dimana pertama-tama dimampatkan (ditahan) dalam selinder mesin, setelah itu kabut bahan bakar di injeksikan ke dalam silinder, sehingga oleh pemampatan udara akan timbul cukup panas untuk menyalakan bahan bakar.

• Energi Nuklir
Energi panas yang sangat besar dapat dihasilkan dari inti atom (nucleus), karena penembakan (bom barder) oleh energi partikel. Tenaga nuklir dapat dikeluarkan dalam bentuk panas, tekanan dan radiasi.
Beberapa unsur di alam yang dapat menghasilkan energi nuklir disebut Radio-isotop, misalnya : uranium. Plutonium, atau radium.

4. Reaksi Pembakaran Berantai
Dari hasil penyelidikan yang terjadi dalam proses pembakaran yang normal (timbul nyala), reaksi kimia yang terjadi menghasilkan beberapa zat hasil pembakaran yaitu :
CO, CO2, SO2, asap dan gas. Hasil yang lain dari reaksi ini adalah atom bebas (free atom) oxygen dan hydrogen yang disebut radicals, yaitu bentuk hydroxil (simbol OH).
Bila ada 2 gugus OH, mungkin pecah menjadi H2O dan radical bebas O. (2OH 2H2O + O radical)
O radical ini selanjutnya sebagai umpan lagi pada proses pembakaran sehingga disebut reaksi pembakaran berantai.

Baca Selengkapnya...

Juni 01, 2009

Hari Lingkungan Hidup se-Dunia


Hari Lingkungan Hidup se dunia yang setiap tahunnya diperingati tanggal 5 Juni merupakan moment penting dalam menumbuhkan kepedulian masyarakat akan lingkungan hidup dan meningkatkan kesadaran politik untuk perhatian dan aksi nyata pelestarian lingkungan.

Perubahan iklim yang merupakan isu utama saat ini, memerlukan perhatian dari setiap negara, perusahaan dan masyarakat dalam menekan dampak dari gas emisi, rumah kaca dan pemanasan global. Berbagai cara dapat dilakukan melalui promosi perubahan ekonomi dan gaya hidup seperti efisiensi energi, energi alternatif, konservasi hutan dan konsumsi ramah lingkungan.

Meksiko, sebuah negara di persimpangan jalan dari Green Ekonomi dan dalam satu pusat regional dan global akan menjadi tuan rumah internasional perayaan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2009.

Tema yang dipilih oleh Program Lingkungan PBB (UNEP), yang bertepatan pada tanggal 5 Juni, adalah Kebutuhan untuk Memerangi Perubahan Iklim.

Hal ini mencerminkan urgensi bagi bangsa untuk setuju pada kesepakatan baru iklim pada konvensi penting dalam pertemuan Kopenhagen 180, dan hubungannya dengan mengatasi kemiskinan dan memperbaiki pengelolaan hutan.

Berita bahwa Meksiko telah dipilih menjadi tuan rumah Hari Dunia Lingkungan Hidup (WED) 2009 diumumkan oleh Presiden Felipe Calderón dan Achim Steiner, Direktur Eksekutif UNEP dari pada pers di Mexico City.
Keputusan sebagian mencerminkan meningkatnya peran politik praktis dan dari negara Amerika Latin dalam memerangi perubahan iklim, termasuk meningkatnya partisipasi dalam pasar karbon.

Meksiko juga merupakan mitra Kampanye. terkemuka dalam mempelopori penanaman semilyar Pohon Negeri, dengan dukungan dari Presiden dan masyarakat,.
UNEP telah meluncurkan dan lebih ambisius pada tahap-Tujuh Miliar Pohon Kampanye.
Hal ini bertujuan untuk melihat lebih dari satu pohon baru ditanam untuk setiap orang yang hidup, sebagai satu pertemuan Kopenhagen memberdayakan simbol global publics untuk tindakan oleh pemimpin politik mereka pada tantangan besar bagi generasi ini.

Presiden Calderón berkata: "Ini adalah berita besar hari ini", melalui Achim Steiner, telah mengumumkan bahwa Meksiko akan menjadi tuan rumah pada Hari Lingkungan Sedunia tanggal 5 Juni di negara kita tercinta.
Ia mengatakan dan berharap World Enviroment Day tidak hanya akan menjadi refleksi waktu pada manusia dalam menghadapi tantangan besar, termasuk perubahan iklim, tetapi dengan momentum ini 'sepatutnya kita berlomitment dan banyak melakukan tindakan real’
Tidak diragukan lagi keputusan ini menggaris bawahi Meksiko lebih dari tekad untuk mengelola dan menangani sumber daya alam, dan menuntut tantangan dari abad ke-21-yaitu perubahan iklim,' ujar Presiden Calderón.
Menurut Mr Steiner, yang juga merupakan Sekretaris Umum PBB-, berkata: "Saya senang bahwa Presiden dan rakyat Meksiko akan menjadi tuan rumah dari 180 WED hanya beberapa hari sebelum pemerintah bertemu di Kopenhagen sebelum konvensi iklim PBB.

Meksiko itu di jalan lintas dari Lingkungan Ekonomi politik, secara fisik dan praktis. Mula-mula ia masih memiliki banyak tantangan, dari tingkat polusi udara di kota-kota dan ketergantungan pada bahan bakar fosil ke degradasi lahan dan kebutuhan untuk memerangi kemiskinan. Meksiko tetapi juga muncul sebagai salah satu grup pengembangan ekonomi yang membawa kepemimpinan sangat diperlukan untuk kebutuhan yang baru, komprehensif dan menentukan perjanjian iklim, 'katanya.
Mr Steiner berkata bahwa selain Meksiko adalah perebutan peluang dari pasar karbon dan telah, dalam jangka pendek hanya empat tahun, untuk kedua Brasil dalam hal angin, matahari, biogas dan Mekanisme Pembangunan Bersih (MPB) proyek-proyek di daerah.

Meksiko bertekad dalam hal memerangi perubahan iklim yang baru di bawah program Khusus-ambisi-ambisi yang termasuk energi untuk menggunakan hutan dan alam lainnya sebagai aset berbasis karbon sink-akan mengirim pesan yang jelas kepada negara-negara di wilayah ini dan dunia yang berarti Meksiko untuk menjadi bagian dari solusi,
Akhirnya, Meksiko ditetapkan menjadi salah satu negara besar dari abad ke-21 bersama negara-negara seperti China dan India. Oleh karena itu dengan kemampuan untuk mendorong perkembangan kembali dari perekonomian negara-negara tetangga-baik Utara dan Selatan dengan batas-yang signifikan,

Dalam rangka menyambut WED (Word Environment Day )hari Lingkungan Hidup, Beberapa hari lalu Jakarta Pusat juga berpartisipasi dalam wujud peduli lingkungan dengan cara membersihkan beberapa fasilitas umum terutama Halte Bus,dll yang dimotori langsung oleh Ibu Walikota JakPus.
Terus untuk kota-kota lain dan kita kapan menyusul…?

Semoga juga, kepedulian kita terhadap lingkungan tidak hanya pada moment Word Environment Day atupun Earth Day, tetapi semoga tetap bekomitment dan konsisten dalam kehidupan sehari-hari.

sebagian tulisan di kutip dari United Nations Environment Programme (UNEP)


Baca Selengkapnya...

Mei 27, 2009

Kimia dan Fisika Api


Hari yang aneh, eh .. Maaf Hari yang melelahkan,setelah seharian menjalankan rutinitas di lapangan dengan terik matahari yang menyengat di tambah lagi kena giliran jadwal Fire training dengan rekan-rekan TBKD (Team Bantuan Keadaan Darurat).uh.. Capek sekali tapi "no problem" ini adalah sebuah resiko pekerjaan yang harus di laksanakan dengan penuh semangat dan tanggungjawab. Berbicara tentang fire training tadi,sebelum melaksanakan Fire Fighting rekan Intrukstur Fire Training memberikan teori dasar tentang Kimia dan Fisika Api, sebenarnya ini juga mereview kembali pelajaran kita waktu di bangku sekolah dulu, mungkin diantara rekan-rekan ada yang lupa jadi mulai teringat kembali.

Fisika yang biasa disebut ilmu alam ialah bidang IPA yang mempelajari zat dan energi, terutama hubungan antara kedua pokok itu.
Ilmu kimia mempelajari juga zat dan energi, tetapi berbeda dengan fisika. Dalam ilmu kimia kita mempelajari zat-zat dari segi : Strukturnya, susunannya atau komposisinya, perubahan susunannya dan mekanisme perubahan itu, dan perubahan energi yang menyertainya.

Semua perubahan kimia atau reaksi kimia disertai perubahan energi, atau dengan kata lain, pada tiap-tiap reaksi kimia terjadi pengambilan atau pembebasan energi. Karena itu fisika dan ilmu kimia sangat erat hubungannya.
Dalam pengalaman sehari-hari, kita mengetahui berbagai materi disekitar kita mengalami perubahan, misalnya : air yang cair kalau dipanaskan menjadi uap, beda dari besi kalau tidak dicat atau diminyaki akan berkarat dan lain-lain. Para ahli kimia mengklasifikasikan perubahan–perubahan materi dalam dua golongan,
yaitu : perubahan fisika dan perubahan kimia.

Perubahan fisika adalah perubahan pada zat yang tidak disertai terjadinya zat yang lain jenisnya.
Contoh : beras menjadi tepung

Perubahan kimia adalah perubahan pada zat yang menyebabkan terjadinya satu atau lebih zat yang baru jenisnya. Perubahan kimia disebut reaksi kimia.
Contohnya : pembakaran, pelapukan dan lain-lain.

Untuk lebih jelasnya, perbedaan antara peristiwa fisika dan peristiwa kimia adalah sebagai berikut :

Peristiwa Fisika: 1. Tidak menghasilkan zat yang baru
2. tidak bersifat kekal

Peristiwa Kimia : 1. Menghasilkan zat yang baru
2. bersifat kekal

Dalam suatu peristiwa kebakaran sering kita lihat dimana akibat peristiwa tersebut akan timbul antara lain : asap, panas, nyala, gas-gas beracun (CO, CO2,SO2) dll).
Selain itu peristiwa kebakaran adalah peristiwa bersifat kekal, maksudnya sesudah kebakaran terjadi tidak bisa dikembalikan lagi kedalam bentuk semula (sebelum terjadi kebakaran).

Oleh sebab itu, api didefinisikan adalah suatu reaksi kimia yang sering disebut dengan istilah pembakaran, sedangkan pembakaran yaitu proses oksidasi yang berjalan dengan sangat cepat dari suatu zat yang dapat terbakar dengan mengeluarkan energi dalam bentuk panas dan cahaya.

Untuk bisa terjadi api diperlukan 3 (lima) unsur, yaitu :
1. Bahan bakar (fuel)
2. Zat asam arang (oksigen)
3. Sumber panas (heat)

Apabila ketiga unsur tersebut disatukan bukan berarti langsung dapat menimbulkan api, namun ketiganya harus pada porsi atau ukuran yang tepat.
Untuk mudah mengingatkannya digambarkan dalam bentuk segitiga api (lihat Gambar di atas potingan) dan rekan-rekan sering familiar dengan istilah fire triangle atau triangle of fire.

Dengan bertambahnya ahli dan berkembangnya ilmu tentang fire fighting teori tentang triangle of fire ini terbantahkan, teori apakah itu..?
mungkin sebagian rekan-rekan sudah banyak yang tahu..?!!
Baca Selengkapnya...

Mei 26, 2009

Dasar Api


Karena keasyikan bongkar pasang "template" di blog ini jadi kelupaan untuk posting sebuah tulisan nich,.. ya maklum karena "newbie" banget sich yang masih terus belajar dan belajar. so, buat teman-teman yang kemarin udah posting komentar dan ada beberapa komentar hilang/kehapus maaf banget ya..soale saya kelupaan buat back up, sekali lagi soory banget ya..Please.So buat teman-teman yang tau cara nyari koment yang hilang tolong infonya donk.
Untuk saat ini saya akan menulis sebuah tulisan tentang Api.....Tapi yang jelas bukan api asmara lho.he..he..

Berbicara mengenai api kita bisa mengupas mengenai filosofi api. Api menurut ilmu ekonomi merupakan kebutuhan elite yaitu pada jumlah atau besaran yang proporsional dan terkendali merupakan kawan yang sangat dibutuhkan oleh manusia. Tetapi apabila api tersebut besarnya tidak proporsional dan tidak dapat dikendalikan yang kita kenal dengan kebakaran maka akan menjadi lawan bagi manusia. Oleh sebab itu kita yang bekerja di industri perminyakan yang sarat akan adanya bahaya kebakaran atau peledakan perlu secara cermat mendalami ilmu-ilmu yang berkaitan dengan api.

Manusia, hardware (equipment), software, teknologi dan sarana penunjang lain merupakan asset perusahaan yang harus kita lindungi dari bahaya kebakaran. Akibat kebakaran atau peledakkan sangat hebat yaitu dapat menyebabkan hilangnya nyawa manusia, kurugian harta benda bahkan kerusakan lingkungan. Namun hal tersebut dapat dicegah atau dikendalikan apabila kita tahu dan paham mengenai perilaku dan karakteristik api. Dengan demikian kita dapat melakukan upaya-upaya menerapkan sistem proteksi terhadap potensi bahaya kebakaran atau peledakan.

Selain harus tahu dan paham ilmu-ilmu api, kita juga harus dibekali kemampuan untuk melakukan penanggulangan apabila kebakaran atau peledakan benar-benar terjadi. Maka teknik dan strategi penanggulangan juga penting untuk dipelaji oleh setiap pekerja yang berada di lingkungan industri perminyakan. Kebakaran dapat ditanggulangi oleh orang awan tanpa menggunakan teknik dan strategi yang benar, namun akibatnya akan fatal karena orang tersubut juga akan padam. Oleh sebab itu dengan strategi dan teknik yang benar kebakaran atau peledkan dapat kita kontrol dan kendalikan sehingga akan mengurangi akibat atau kerugian yang lebih fatal.

Handout yang sederhana ini membahas mengenai perilaku api pada proses kebakaran, sifat fisik kimia, teknik serta strategi penanggulangan. Perlu kami informasikan bahwa handout ini bertujuan untuk membuka wawasan sehingga apabila kita ingin menjadi professional maka perlu lebih mendalami lagi ilmu-ilmu lain yang berkaitan dengan api itu sendiri.
Baca Selengkapnya...

About Me

Foto saya
Sebuah tulisan yang tidak berkategori, dari seorang yang tidak mempunyai arti, Apalagi seorang yang bukan ahli.Namun ingin belajar berkreasi dan beraktualisasi diri. Mencoba berbagi dalam tautan imajinasi serta belajar peduli dengan segenap hati.. ( They say, I'am : Unique, Original, real Simple, Most of all.., My life is Colorfull..>>>I am who I am..?. Your Approval isn't needed ).
Powered By Blogger
Mobil Bekas
IP
Pasang Iklan Rumah
Add to Technorati Favorites Join My Community at MyBloglog! Health Blogs - BlogCatalog Blog Directory

Health, Safety & Environment © 2009 Template by Dicas Blogger Editing by: F.S Hanafi

Kembali Keatas