Tampilkan postingan dengan label Environment. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Environment. Tampilkan semua postingan

Juni 16, 2009

Fundamental Lingkungan


Sejak tahun 1950-an, masalah lingkungan mendapatkan perhatian tidak saja dari para ilmuan, melainkan juga masyarakat umum dan politisi. Masalah lingkungan pada hakikatnya adalah perubahan lingkungan sehingga lingkungan itu tidak sesuai lagi untuk mendukung kehidupan manusia dan mengganggu kesejahteraannya. Dalam permasalahan lingkungan yang dipersoalkan adalah perubahan yang diakibatkan oleh perbuatan manusia. Dengan makin besarnya jumlah manusia yang disertai peningkatan kebutuhan per orang dan meningkatnya kemampuan untuk melakukan intervensi terhadap alam, perubahan yang terjadi di lingkungan makin besar.


Pemicu perhatian masyarakat umum dan politisi terhadap masalah lingkungan adalah terutama terjadinya pencemaran oleh limbah industri, pertambangan serta pestisida. Misalnya, di Jepang dalam tahun 1950-an terjadi pencemaran oleh Air Raksa (Hg) dari limbah industri dan Cadmium (Cd) dari pertambangan Seng (Zn).

Pencemaran itu telah menyebabkan penyakit keracunan yang berturut-turut disebut penyakit Minamata dan penyakit Itai-itai. Kemudian pada tahun 1962 terbit buku The Silent Spring yang dikarang oleh Rachel Carson. Buku ini menguraikan tentang kematian hewan yang disebabkan oleh pencemaran, sehingga musim semipun menjadi sunyi.

Dengan kesadaran yang makin meluas akan masalah lingkungan, pada tahun 1972, lebih dari seratus negara anggota PBB berkumpul di Stockholm untuk membicarakan masalah lingkungan yang dihadapi dunia. Konfirmasi itu kini dikenal dengan Konferensi Stockholm yang dibuka tangga 5 Juni. Tanggal tersebut akhirnya dinyatakan sebagai Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

Mengingat masalah lingkungan adalah masalah global maka Indonesia pun menetapkan Undang-undang No. 4 Tahun 1982 yang kemudian diperbaharui dengan Undang-undang No. 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup yang menjadi dasar hukum bagi aturan pelaksanaan pengelolaan lingkungan hidup di Indonesia.
Baca Selengkapnya...

Juni 01, 2009

Hari Lingkungan Hidup se-Dunia


Hari Lingkungan Hidup se dunia yang setiap tahunnya diperingati tanggal 5 Juni merupakan moment penting dalam menumbuhkan kepedulian masyarakat akan lingkungan hidup dan meningkatkan kesadaran politik untuk perhatian dan aksi nyata pelestarian lingkungan.

Perubahan iklim yang merupakan isu utama saat ini, memerlukan perhatian dari setiap negara, perusahaan dan masyarakat dalam menekan dampak dari gas emisi, rumah kaca dan pemanasan global. Berbagai cara dapat dilakukan melalui promosi perubahan ekonomi dan gaya hidup seperti efisiensi energi, energi alternatif, konservasi hutan dan konsumsi ramah lingkungan.

Meksiko, sebuah negara di persimpangan jalan dari Green Ekonomi dan dalam satu pusat regional dan global akan menjadi tuan rumah internasional perayaan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2009.

Tema yang dipilih oleh Program Lingkungan PBB (UNEP), yang bertepatan pada tanggal 5 Juni, adalah Kebutuhan untuk Memerangi Perubahan Iklim.

Hal ini mencerminkan urgensi bagi bangsa untuk setuju pada kesepakatan baru iklim pada konvensi penting dalam pertemuan Kopenhagen 180, dan hubungannya dengan mengatasi kemiskinan dan memperbaiki pengelolaan hutan.

Berita bahwa Meksiko telah dipilih menjadi tuan rumah Hari Dunia Lingkungan Hidup (WED) 2009 diumumkan oleh Presiden Felipe Calderón dan Achim Steiner, Direktur Eksekutif UNEP dari pada pers di Mexico City.
Keputusan sebagian mencerminkan meningkatnya peran politik praktis dan dari negara Amerika Latin dalam memerangi perubahan iklim, termasuk meningkatnya partisipasi dalam pasar karbon.

Meksiko juga merupakan mitra Kampanye. terkemuka dalam mempelopori penanaman semilyar Pohon Negeri, dengan dukungan dari Presiden dan masyarakat,.
UNEP telah meluncurkan dan lebih ambisius pada tahap-Tujuh Miliar Pohon Kampanye.
Hal ini bertujuan untuk melihat lebih dari satu pohon baru ditanam untuk setiap orang yang hidup, sebagai satu pertemuan Kopenhagen memberdayakan simbol global publics untuk tindakan oleh pemimpin politik mereka pada tantangan besar bagi generasi ini.

Presiden Calderón berkata: "Ini adalah berita besar hari ini", melalui Achim Steiner, telah mengumumkan bahwa Meksiko akan menjadi tuan rumah pada Hari Lingkungan Sedunia tanggal 5 Juni di negara kita tercinta.
Ia mengatakan dan berharap World Enviroment Day tidak hanya akan menjadi refleksi waktu pada manusia dalam menghadapi tantangan besar, termasuk perubahan iklim, tetapi dengan momentum ini 'sepatutnya kita berlomitment dan banyak melakukan tindakan real’
Tidak diragukan lagi keputusan ini menggaris bawahi Meksiko lebih dari tekad untuk mengelola dan menangani sumber daya alam, dan menuntut tantangan dari abad ke-21-yaitu perubahan iklim,' ujar Presiden Calderón.
Menurut Mr Steiner, yang juga merupakan Sekretaris Umum PBB-, berkata: "Saya senang bahwa Presiden dan rakyat Meksiko akan menjadi tuan rumah dari 180 WED hanya beberapa hari sebelum pemerintah bertemu di Kopenhagen sebelum konvensi iklim PBB.

Meksiko itu di jalan lintas dari Lingkungan Ekonomi politik, secara fisik dan praktis. Mula-mula ia masih memiliki banyak tantangan, dari tingkat polusi udara di kota-kota dan ketergantungan pada bahan bakar fosil ke degradasi lahan dan kebutuhan untuk memerangi kemiskinan. Meksiko tetapi juga muncul sebagai salah satu grup pengembangan ekonomi yang membawa kepemimpinan sangat diperlukan untuk kebutuhan yang baru, komprehensif dan menentukan perjanjian iklim, 'katanya.
Mr Steiner berkata bahwa selain Meksiko adalah perebutan peluang dari pasar karbon dan telah, dalam jangka pendek hanya empat tahun, untuk kedua Brasil dalam hal angin, matahari, biogas dan Mekanisme Pembangunan Bersih (MPB) proyek-proyek di daerah.

Meksiko bertekad dalam hal memerangi perubahan iklim yang baru di bawah program Khusus-ambisi-ambisi yang termasuk energi untuk menggunakan hutan dan alam lainnya sebagai aset berbasis karbon sink-akan mengirim pesan yang jelas kepada negara-negara di wilayah ini dan dunia yang berarti Meksiko untuk menjadi bagian dari solusi,
Akhirnya, Meksiko ditetapkan menjadi salah satu negara besar dari abad ke-21 bersama negara-negara seperti China dan India. Oleh karena itu dengan kemampuan untuk mendorong perkembangan kembali dari perekonomian negara-negara tetangga-baik Utara dan Selatan dengan batas-yang signifikan,

Dalam rangka menyambut WED (Word Environment Day )hari Lingkungan Hidup, Beberapa hari lalu Jakarta Pusat juga berpartisipasi dalam wujud peduli lingkungan dengan cara membersihkan beberapa fasilitas umum terutama Halte Bus,dll yang dimotori langsung oleh Ibu Walikota JakPus.
Terus untuk kota-kota lain dan kita kapan menyusul…?

Semoga juga, kepedulian kita terhadap lingkungan tidak hanya pada moment Word Environment Day atupun Earth Day, tetapi semoga tetap bekomitment dan konsisten dalam kehidupan sehari-hari.

sebagian tulisan di kutip dari United Nations Environment Programme (UNEP)


Baca Selengkapnya...

April 22, 2009

Earth Day,Heat the earth and the Political heat



Tepat pada tanggal 22 April 2009 ini kita sama - sama memperingati hari bumi sedunia " Earth Day" yang ke 39 th. Berbagai macam aktivitas dan peringatan secara ceremonial di laksanakan oleh para simpatisan,pecinta dan peduli lingkungan kita di tanah air dan belahan negara lain di seluruh dunia. Isu tentang Pemanasan Global memang real, di tambah lagi semakin menurunnya kualitas hidup manusia dan kepedulian terhadap lingkungan itu sendiri sudah tidak di bisa di tolelir.Sama-sama kita merasakan bumi ini semakin lama semakin panas, Lapisan ozon yang sudah menipis, industrialisasi semakin mewabah.Sepanas juga dengan kondisi politik di negara kita saat ini....??


Memang sebenarnya tidak ada sebuah korelasi antara panas bumi dengan panas politik indonesia saat ini, tetapi bila di lihat lebih dalam sebenarnya sebuah politik juga bisa memberikan perubahan terhadap iklim budaya bangsa ini, di sisi lain comunitas di luar sana dengan berbagai kepedulian terhadap bumi yang kita pijak ini,bersama-sama mencanangkan gerakan hijau bumi dengan menanam sejuta pohon, pelestarian hutan,laut dan sebaginya. disisi lain banyak dari oknum aktor – aktor politik yang dengan mudahnya merusak bumi dan alam yang kita cintai. Masih ingatkah kita beberapa dekade ke belakang para pengusaha konglomerat membuat joint pathner dan konspirasi dengan para pengambil kebijakan ,desasion making dan aparat penegak hukum untuk merusak bumi indonesia ini. Pengundulan hutan, Proyek Industrialisasi yang tidak sesuai dengan AMDAL, pembalakan liar dan masih banyak lagi kasus-kasus perusakan bumi ini di akibatkan oleh tangan –tangan penguasa negeri ini. Adakah dari sekian partai dan caleg yang memperjuangkan dan berani kontak politik untuk lingkungan….?

Tentunya temen-temen sudah bisa menyimpulkan sendiri..!
Terlepas dari sebuah intermezo politik panas saat ini, yang sepanas bumi ini, mari kita sama-sama dalam momentum “ Earth day “ ini untuk berbuat yang terbaik bagi bumi yang kita cintai ini, untuk generasi selanjutnya dan anak cucu kita berikutnya. Dengan minimal dalam diri kita untuk sedikit peduli terhadap lingkungan dengan cara tidak membuang sampah sembarangan,Penghijauan di area rumah,pengurangan aktivitas kendaraan bermotor. Itu sudah cukup, syukur – syukur lebih malah lebih bagus. Kalau bukan kita lantas siapa lagi…?

Stop Global Warming

Don’t Talk less to do more
Baca Selengkapnya...

About Me

Foto saya
Sebuah tulisan yang tidak berkategori, dari seorang yang tidak mempunyai arti, Apalagi seorang yang bukan ahli.Namun ingin belajar berkreasi dan beraktualisasi diri. Mencoba berbagi dalam tautan imajinasi serta belajar peduli dengan segenap hati.. ( They say, I'am : Unique, Original, real Simple, Most of all.., My life is Colorfull..>>>I am who I am..?. Your Approval isn't needed ).
Powered By Blogger
Mobil Bekas
IP
Pasang Iklan Rumah
Add to Technorati Favorites Join My Community at MyBloglog! Health Blogs - BlogCatalog Blog Directory

Health, Safety & Environment © 2009 Template by Dicas Blogger Editing by: F.S Hanafi

Kembali Keatas